Baterai Berkapasitas Besar “Mr Big” EVE Energy Hadirkan Solusi Penyimpanan Energi yang Andal untuk KLIA

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oscar Chan, GM of Energy Storage International Sales Department at EVE Energy, and En Harman, President of Cenergi SEA, jointly unveiled the energy storage procurement contract.

Oscar Chan, GM of Energy Storage International Sales Department at EVE Energy, and En Harman, President of Cenergi SEA, jointly unveiled the energy storage procurement contract.

KUALA LUMPUR, Malaysia, 7 Februari 2026 /PRNewswire/ — EVE Energy Co., Ltd. bersama sejumlah mitra menandatangani kontrak proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpadu dengan sistem penyimpanan energi (solar-plus-storage) di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Peresmian kerja sama ini disaksikan langsung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia, Fadillah Yusof. Melalui proyek ini, EVE Energy merambah sektor infrastruktur penting di Malaysia dengan menerapkan baterai penyimpanan energi berkapasitas 628Ah dan sistem penyimpanan energi 5MWh guna mendukung transformasi energi hijau dan cerdas nasional.

Oscar Chan, GM of Energy Storage International Sales Department at EVE Energy, and En Harman, President of Cenergi SEA, jointly unveiled the energy storage procurement contract.
Oscar Chan, GM of Energy Storage International Sales Department at EVE Energy, and En Harman, President of Cenergi SEA, jointly unveiled the energy storage procurement contract.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek PLTS yang terpasang di permukaan tanah dan BESS berkapasitas 10MW/36MWh ini merupakan proyek pertama EVE Energy di Malaysia yang mengintegrasikan sistem penyimpanan energi AC/DC. Dilengkapi baterai 628Ah dan arsitektur sistem yang sangat terintegrasi, proyek ini mencakup sistem penyimpanan energi dengan kapasitas terencana sebesar 5MWh. Sistem ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti integrasi energi terbarukan ke jaringan listrik, pengurangan beban puncak, serta pengaturan frekuensi jaringan. Saat mulai beroperasi pada 2027, sistem ini akan memasok energi hijau secara stabil ke terminal utama KLIA, bersamaan dengan PLTS berkapasitas 36MWp.

"Kami gembira mendukung pusat transportasi kelas dunia seperti KLIA," ujar Oscar Chan, General Manager, International Energy Storage Sales, EVE Energy. "Kami akan memanfaatkan keahlian teknis dan pengalaman proyek kami untuk memastikan proyek ini berjalan dengan kualitas terbaik."


Sebagai bandara tersibuk kedua di Asia Tenggara, KLIA melayani sekitar enam juta penumpang setiap tahun. Sejalan dengan National Energy Transition Roadmap (NETR) Malaysia dan target penurunan emisi karbon, solusi penyimpanan energi EVE yang aman dan efisien ini diperkirakan mampu mengurangi emisi karbondioksida sekitar 42.006 ton per tahun. Kontribusi ini mendukung target energi terbarukan KLIA pada 2030 serta ambisi menuju netralitas karbon.

Ke depan, EVE Energy berkomitmen memperkuat kemitraan di Asia Tenggara dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan global guna mempercepat transisi energi bersih serta membangun ekosistem energi yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Huawei Digital Power Hadirkan Solusi Multi-Skenario Berbasis Grid Forming dan AI di IDEE 2026
Huawei Hadirkan Stellar AI Campus Network Generasi Baru, Siapkan Infrastruktur Kampus AI
Sinergi AI dan Energi, David Sun Ungkap Masa Depan Industri Ketenagalistrikan di Ajang AESIEAP CEO Conference 2026
Enam Negara yang Jadi Wilayah Operasional Terumo di Asia Pasifik Raih Sertifikasi Best Workplaces™ dari Great Place To Work®
Sistem Dukungan Keputusan Klinis Aira dari Qure.ai Menjadi Salah Satu yang Pertama di Dunia Raih Sertifikasi CE Kelas IIb
Clean Bio Korea Bawa Air-Fit yang telah Teruji di Indonesia dalam Ajang Hospital Expo 2026
Huawei Perkenalkan Grid-Interactive AIDC, Bawa Paradigma Baru dalam Infrastruktur AI
14th Forum on China-ASEAN Technology Transfer and Collaborative Innovation

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:39 WIB

Huawei Digital Power Hadirkan Solusi Multi-Skenario Berbasis Grid Forming dan AI di IDEE 2026

Senin, 21 September 2026 - 05:30 WIB

Huawei Hadirkan Stellar AI Campus Network Generasi Baru, Siapkan Infrastruktur Kampus AI

Senin, 21 September 2026 - 04:04 WIB

Sinergi AI dan Energi, David Sun Ungkap Masa Depan Industri Ketenagalistrikan di Ajang AESIEAP CEO Conference 2026

Senin, 21 September 2026 - 04:00 WIB

Enam Negara yang Jadi Wilayah Operasional Terumo di Asia Pasifik Raih Sertifikasi Best Workplaces™ dari Great Place To Work®

Senin, 21 September 2026 - 03:56 WIB

Sistem Dukungan Keputusan Klinis Aira dari Qure.ai Menjadi Salah Satu yang Pertama di Dunia Raih Sertifikasi CE Kelas IIb

Berita Terbaru