Dari Kertas Xuan hingga Desa Xidi, Rombongan Diplomat Menjelajahi Warisan Budaya Anhui

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H.E. Mr. Karlis Eihenbaums,ambassador of Latvia to China, tries his hand at the traditional craft of Xuan papermaking.

H.E. Mr. Karlis Eihenbaums,ambassador of Latvia to China, tries his hand at the traditional craft of Xuan papermaking.

BEIJING, 10 Agustus 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari CRIOnline:

Pada 3 Agustus lalu, sebanyak 15 diplomat yang bertugas di Tiongkok dan mewakili Ethiopia, Fiji, Latvia, Türkiye, Botswana, Guinea, Argentina, Kazakhstan, Vietnam, dan Malaysia berdialog dengan pelaku usaha lokal di Hefei, Provinsi Anhui. Kegiatan tersebut mengawali rangkaian kunjungan mereka selama sepekan ke sejumlah wilayah di Anhui. Dua hari kemudian, tepatnya pada 5 Agustus, rombongan berkunjung ke Xuancheng untuk melihat langsung proses pembuatan kertas Xuan yang masih menggunakan teknik tradisional. Duta Besar Latvia untuk Tiongkok Karlis Eihenbaums mengatakan pelestarian kerajinan tradisional memiliki arti penting bagi setiap bangsa.

H.E. Mr. Karlis Eihenbaums,ambassador of Latvia to China, tries his hand at the traditional craft of Xuan papermaking.
H.E. Mr. Karlis Eihenbaums,ambassador of Latvia to China, tries his hand at the traditional craft of Xuan papermaking.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eihenbaums, berlatar belakang sebagai sejarawan, bersama diplomat dari sejumlah negara mengikuti perjalanan budaya yang mencakup Xuancheng dan Huangshan. Xuancheng dikenal sebagai tempat asal kertas Xuan, sedangkan Huangshan merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Tiongkok.

Di Xuancheng, para diplomat tidak hanya mengamati, namun juga mencoba langsung teknik tradisional yang menghasilkan "Empat Harta Karun Ruang Belajar", yakni kuas, tinta, kertas, dan batu tinta. Saat berdialog dengan seorang sosok yang mempertahankan warisan budaya takbenda, Eihenbaums menekankan pentingnya meneruskan tradisi sejarah kepada generasi berikutnya. Ia juga mengapresiasi kesempatan bagi anak-anak setempat untuk mengenal sejarah pembuatan kertas, serta mencoba prosesnya secara langsung di Museum Kertas Xuan. Duta Besar Botswana untuk Tiongkok Lekoko S. Kenosi melihat adanya peluang untuk memanfaatkan kertas Xuan dalam proyek seni cadas dan konservasi satwa liar di Botswana. Sementara itu, Duta Besar Fiji Robert Lee mengusulkan pemanfaatan kertas Xuan dalam desain fesyen sebagai salah satu cara menghubungkan kerajinan tradisional tersebut dengan pengalaman wisata.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Huangshan dengan Desa Xidi sebagai tujuan pertama. Desa tersebut merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Para diplomat mengunjungi rumah-rumah tradisional bergaya Huizhou sekaligus mempelajari upaya masyarakat setempat melestarikan warisan budaya takbenda. Di Qiyun Town, rombongan menikmati perjalanan malam dengan kapal dan pertunjukan kembang api. Mereka juga mengikuti sesi pertukaran dengan sejumlah wirausaha muda setempat. Menurut Li Dong, pengusaha yang tergabung dalam DN Huangshan Digital Nomad Community, ketertarikan para diplomat terhadap produk perangkat keras berbasis AI yang dikembangkannya membuat ia semakin yakin dengan prospek bisnis tersebut ke depan.

Menutup rangkaian kunjungan di Huangshan, Nicolas Brea, diplomat dari Argentina, mengaku terkesan dengan pemandangan, kondisi lingkungan, dan kekayaan budaya di wilayah tersebut. Ia berharap dapat kembali mengunjungi Anhui pada masa mendatang.

Berita Terkait

Changhong Gandeng Ikon Pop Indonesia Rossa untuk Memperkuat Jangkauan di Pasar Indonesia
Coolita Luncurkan FAST Media Alliance Pertama di Indonesia Bersama Sejumlah Stasiun TV Terkemuka
16th Worldwide Chinese Life Insurance Congress & International Dragon Award (IDA) Annual Conference 2026 Resmi Digelar
Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”
FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis
MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU
HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara
Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Dari Kertas Xuan hingga Desa Xidi, Rombongan Diplomat Menjelajahi Warisan Budaya Anhui

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Changhong Gandeng Ikon Pop Indonesia Rossa untuk Memperkuat Jangkauan di Pasar Indonesia

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:49 WIB

Coolita Luncurkan FAST Media Alliance Pertama di Indonesia Bersama Sejumlah Stasiun TV Terkemuka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:19 WIB

FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis

Berita Terbaru