CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 17 April 2026 /PRNewswire/ — CGTN menerbitkan artikel tentang langkah Tiongkok dan Vietnam mempererat hubungan antarwarga melalui pertukaran budaya dan seni, serta hubungan antarmasyarakat dan pariwisata.

Peng Liyuan, istri Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok sekaligus Presiden Tiongkok Xi Jinping, bersama Ngo Phuong Ly, istri Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam sekaligus Presiden Vietnam To Lam, berkunjung ke National Center for the Performing Arts (NCPA) di Beijing pada Rabu.

Dalam kunjungan tersebut, Peng dan Ngo Phuong Ly meninjau gedung opera, ruang kreatif realitas virtual, serta studio rekaman. Mereka mempelajari upaya NCPA dalam mendukung penciptaan seni, menyediakan layanan budaya, serta mendorong pertukaran budaya internasional. Keduanya juga menyaksikan latihan drama tari etnis Tiongkok dan sesi rekaman paduan suara, sembari sesekali berdiskusi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peng menegaskan, Tiongkok dan Vietnam terhubung oleh bentang alam yang berdekatan, memiliki kemiripan budaya, serta menjalin pemahaman dan persahabatan yang erat antarwarga. Ia berharap, lembaga budaya dan seniman di kedua negara dapat memperkuat pertukaran dan kerja sama melalui berbagai cara guna mempererat hubungan bilateral dan ikatan persahabatan antarmasyarakat.

Pertukaran Budaya Meningkatkan Sikap Saling Memahami

Dalam rangka 75 tahun hubungan diplomatik Tiongkok-Vietnam, serta Tahun Pertukaran Antarmasyarakat Tiongkok-Vietnam, sebuah kelompok seni bertema "Colorful China" yang digagas oleh Komisi Urusan Etnis Nasional melakukan kunjungan ke Vietnam pada Agustus tahun lalu untuk menggelar pertunjukan dan pertukaran budaya.

Kelompok tersebut mengadakan dua pertunjukan di Hanoi, menampilkan tari, musik instrumental, dan lagu yang menggambarkan kisah panjang persahabatan tradisional antara kedua negara.

Sekitar 1.500 orang menyaksikan pertunjukan tersebut. Pihak Vietnam memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara serta kualitas penampilan para seniman.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan tenaga profesional yang menguasai bahasa Mandarin juga meningkat di Vietnam.

"Dalam satu dekade terakhir, Institut Konfusius telah melatih lebih dari 30.000 siswa, sedangkan berbagai kegiatan seperti pameran Hanfu, permainan tradisional, dan program pelatihan kejuruan telah melibatkan lebih dari 100.000 peserta di Vietnam," ujar Qin Yonghua, Chinese Director, Institut Konfusius Universitas Hanoi, lembaga yang didirikan oleh Universitas Hanoi dan Guangxi Normal University.

Qin menambahkan, seiring semakin eratnya kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Vietnam, kebutuhan tenaga kerja yang menguasai bahasa Mandarin di Vietnam pun terus meningkat.

Pariwisata dua arah antara Tiongkok dan Vietnam juga menunjukkan pertumbuhan yang stabil, sekaligus meningkatkan pemahaman antara masyarakat kedua negara.

Data dari Stasiun Umum Inspeksi Imigrasi Guangxi menunjukkan, sejak awal tahun ini, tercatat 4,753 juta perjalanan lintasnegara antara Tiongkok dan Vietnam, meningkat 20,6% dari periode yang sama pada tahun lalu.

https://news.cgtn.com/news/2026-04-15/How-China-Vietnam-promote-peoples-friendship-via-cultural-exchanges-1MmTGo9Tz6E/p.html

Berita Terkait

Fox ESS Perkenalkan Power Beast dalam Peluncuran Produk C&I Perdana
FXT Luncurkan FXT AI, Multi-Agent Trading Co-Pilot untuk Analisis Pasar, Risiko, dan Pengembangan Trader
Tren Perawatan Personal Care APAC dan Peluang Baru Jadi Sorotan di in-cosmetics Asia 2026
Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”
Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas
NCCN Mencontohkan Cara Menyesuaikan Perawatan Kanker untuk Berbagai Wilayah dalam World Cancer Congress 2026
DoGo Power Luncurkan Smart Grid-Forming ESS dan Siap Menerima Pesanan Global
CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:02 WIB

Fox ESS Perkenalkan Power Beast dalam Peluncuran Produk C&I Perdana

Kamis, 24 September 2026 - 05:50 WIB

FXT Luncurkan FXT AI, Multi-Agent Trading Co-Pilot untuk Analisis Pasar, Risiko, dan Pengembangan Trader

Kamis, 24 September 2026 - 02:00 WIB

Tren Perawatan Personal Care APAC dan Peluang Baru Jadi Sorotan di in-cosmetics Asia 2026

Kamis, 24 September 2026 - 01:24 WIB

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 September 2026 - 01:20 WIB

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Berita Terbaru

Colin Hu, Vice President, Global Public Sector BU, Huawei

Pers Rilis

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:24 WIB

MRG-B2100HR-1A

Pers Rilis

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:20 WIB