BEIJING, 19 Februari 2026 /PRNewswire/ — CGTN menerbitkan sebuah artikel yang mengulas peran penting sektor swasta di Tiongkok dalam mendukung prioritas pembangunan ekonomi nasional saat ini. Artikel ini menyoroti pencapaian signifikan perusahaan swasta sepanjang tahun lalu, serta menganalisis kekuatan perusahaan swasta dalam inovasi, respons terhadap pasar, dan semangat kewirausahaan yang turut mendorong konsumsi, inovasi teknologi, dan keterbukaan ekonomi sehingga menopang pembangunan berkualitas tinggi Tiongkok.
Mulai dari perkembangan pesat model AI generatif dalam negeri seperti DeepSeek dan Seedance, hingga antusiasme pasar global terhadap produk IP Tiongkok seperti gim video "Black Myth: Wukong" dan boneka Labubu; mulai dari terobosan teknologi robot humanoid yang dipimpin perusahaan seperti Unitree Robotics, hingga pertumbuhan pesat sektor kedirgantaraan komersial yang ditandai peluncuran reusable rocket carrier Zhuque-3 — semua perkembangan ini menunjukkan momentum kuat sektor swasta Tiongkok sepanjang tahun lalu.
Perusahaan Swasta: Pilar Penting dalam Pembangunan Berkualitas Tinggi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setahun lalu, tepatnya pada 17 Februari 2025, dalam sebuah simposium tentang perusahaan swasta di Beijing, Presiden Xi Jinping menegaskan peran penting sektor swasta dalam mendorong pembangunan berkualitas tinggi dan modernisasi Tiongkok. Ia menyatakan bahwa sektor swasta memiliki prospek luas dan potensi besar. Menurut Xi, sekarang merupakan waktu yang tepat bagi perusahaan dan pengusaha swasta untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Dalam artikel terbaru yang diterbitkan Presiden Xi mengenai agenda utama pembangunan ekonomi Tiongkok saat ini, permintaan domestik tetap menjadi fokus dalam membangun pasar dalam negeri yang kuat. Artikel tersebut, merujuk pada pidato Presiden Xi dalam Rapat Kerja Ekonomi Pusat pada Desember lalu, juga menekankan pentingnya langkah untuk memperkuat pembangunan berbasiskan inovasi guna mempercepat pembentukan sumber pertumbuhan baru, serta melanjutkan kebijakan pintu terbuka untuk mendorong kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang.
Dengan skala besar dan posisi penting dalam perekonomian nasional, serta keunggulan dalam inovasi, kepekaan terhadap pasar, fleksibilitas kelembagaan, dan semangat kewirausahaan, sektor swasta diharapkan memainkan peran utama dalam mewujudkan berbagai prioritas tersebut.
Mendorong Konsumsi, Inovasi, dan Keterbukaan
Perusahaan swasta lebih peka terhadap perubahan tren konsumsi sehingga mampu menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan baru. Hal ini disampaikan Bai Chong-en, Dekan School of Economics and Management, Tsinghua University. Ia menambahkan, sektor swasta juga memiliki keunggulan dalam mendorong inovasi, terutama di bidang yang masih baru atau bersifat terobosan.
Dalam bidang konsumsi, misalnya, perusahaan layanan pesan-antar Meituan menjadi perintis model pengiriman instan di area perkotaan dengan meluncurkan 64 jalur pengiriman menggunakan drone dan berhasil menyelesaikan lebih dari 600.000 pesanan pada tahun lalu. Sementara, Wenzhou Runxin Machinery mengembangkan katup kontrol pengolahan air yang sepenuhnya otomatis untuk memenuhi permintaan peralatan berutu tinggi. Pada Semester I-2025, perusahaan swasta berkontribusi 71,7% terhadap pendapatan nasional dari aktivitas penjualan.
Saat ini, lebih dari 92% perusahaan teknologi mutakhir di Tiongkok merupakan perusahaan swasta. Dengan wawasan teknologi yang tajam dan orientasi pasar yang kuat, perusahaan swasta mampu mempelajari kebutuhan secara cepat dan mendorong komersialisasi inovasi. Sebagai contoh, Longyu Robotics sukses mengembangkan teknologi inti untuk kendaraan otomatis berkapasitas berat sehingga mengurangi ketergantungan pada teknologi asing. DJI, didukung pemahaman pasar yang kuat dan investasi berkelanjutan dalam penelitian dan pengembangan, telah menjadi pemimpin global di industri drone.
Selain mendorong konsumsi dan inovasi, sektor swasta juga berperan penting dalam upaya keterbukaan ekonomi Tiongkok. Di tengah tantangan perdagangan global, perusahaan swasta menyumbang 57,3% terhadap total perdagangan pada tahun lalu, bahkan menjadi kontributor terbesar perdagangan luar negeri Tiongkok selama tujuh tahun berturut-turut. Semakin banyak perusahaan swasta yang memperluas ekspansi ke pasar luar negeri, serta memperdalam kerja sama internasional di bidang ekonomi hijau, digital, dan kelautan.
Dalam artikel terbarunya, Presiden Xi juga menekankan pentingnya penyempurnaan kerangka regulasi dan kebijakan pendukung Undang-Undang Promosi Ekonomi Swasta yang disahkan Mei lalu. Dukungan kebijakan yang lebih kuat semakin mengoptimalkan iklim usaha dan mendorong perusahaan swasta agar berperan lebih besar mewujudkan prioritas ekonomi nasional ke depan.
Informasi selengkapnya:
https://news.cgtn.com/news/2026-02-18/Private-economy-as-a-key-driver-of-China-s-economic-priorities-1KPYvmGWgwM/p.html











