CSA Index Cetak Rekor Tertinggi di 2024, Indikasi Optimisme Ekonomi Terus Berlanjut

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 7 November 2024 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Investasi PALM pada saham dan efek ekuitas lainnya turun 85,7%. (Pixabay.com/sergeitokmakov)

Investasi PALM pada saham dan efek ekuitas lainnya turun 85,7%. (Pixabay.com/sergeitokmakov)

INFOEMITEN.COM – November 2024 mencatat peningkatan dalam Indeks Sensitivitas Modal atau Capital Sensitivity Analysis Index (CSA Index) yang menunjukkan sentimen optimis di kalangan pelaku pasar keuangan, Jakarta (6/11/24).

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari 13 hingga 31 Oktober 2024, nilai CSA Index untuk November naik ke level 76,7 dari posisi 75,1 di Oktober.

Peningkatan ini sejalan dengan tren positif yang tercatat sejak Agustus, ketika indeks ini terus mencatatkan penguatan berkelanjutan.

Sentimen optimis ini dipengaruhi oleh beberapa faktor ekonomi, termasuk penurunan suku bunga, terkendalinya inflasi, serta ekspektasi positif terhadap kebijakan pemerintahan baru pasca pemilihan di Amerika Serikat.

Dampak Pemilu Amerika Serikat dan Volatilitas Ekonomi Global

Kemenangan dalam pemilu Amerika Serikat memicu rasa percaya diri di kalangan investor global.

Mereka berharap kebijakan pemerintahan baru akan membawa stabilitas yang menguntungkan bagi perekonomian, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik yang terus membayangi.

Dalam beberapa bulan terakhir, Amerika Serikat berhasil mengatasi tekanan ekonomi dengan pasar tenaga kerja yang stabil dan permintaan domestik yang kuat.

Sebaliknya, ekonomi Eropa masih menghadapi tantangan, di mana sektor ritel menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang lemah dan sektor manufaktur masih dalam tekanan.

NS. Aji Martono, Ketua Umum Propami, mengomentari hasil ini, menyatakan bahwa para pelaku pasar tetap optimis terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diprediksi terus menguat berkat dukungan kinerja fundamental yang kokoh.

Optimisme ini juga tercermin dari survei yang menunjukkan bahwa 78,26% pelaku pasar memprediksi IHSG akan menguat dalam 12 bulan ke depan, meski angka ini menurun dari 88,6% pada September 2024.

IHSG diharapkan mencapai level 8.243, target tertinggi dalam sepuluh bulan terakhir.CSA Index November 2024

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Perekonomian Tiongkok dan Risiko Geopolitik Global

Di Asia, perlambatan ekonomi Tiongkok menjadi sorotan utama, dengan pertumbuhan yang melambat di kuartal ketiga dan keempat tahun ini.

Pelemahan ini terlihat baik dari sisi permintaan maupun pasokan, sehingga mendorong pemerintah Tiongkok untuk menerapkan lebih banyak stimulus guna menjaga kestabilan sektor riil.

Bank sentral Tiongkok juga semakin melonggarkan kebijakan moneter guna mendorong pertumbuhan.

Namun, ketidakpastian global terus membayangi ekonomi dunia dengan risiko geopolitik yang meningkat di Timur Tengah serta ketegangan di Amerika Serikat yang memasuki fase krusial menjelang Pemilihan Presiden.CSA Index IHSG Konsensus 12M Forecast

Sektor Finansial dan Energi: Pilar Utama IHSG

CSA Index juga mengidentifikasi sektor-sektor yang menjadi pendorong utama bagi IHSG pada bulan November.

Sektor finansial kembali menarik minat investor, melanjutkan tren beberapa bulan terakhir di mana sektor ini konsisten berada di posisi teratas.

Di sisi lain, sektor energi turut menjadi pilihan menarik karena dipandang memiliki kapitalisasi pasar yang kuat serta prospek pertumbuhan jangka panjang.

Keberadaan sektor-sektor ini sebagai motor penggerak IHSG menggambarkan posisi strategisnya dalam menarik aliran investasi dalam negeri.

Secara keseluruhan, CSA Index pada November 2024 mengindikasikan tren optimisme yang diperkirakan akan bertahan selama stabilitas global tetap terjaga dan kebijakan pemerintah mendukung pertumbuhan.

Dengan kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan, investor diharapkan untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cepat dalam kondisi geopolitik dan ekonomi makro.

CSA Index Sektor Pilihan November 2024

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infoekbis.com dan Harianinvestor.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Helloidn.com dan Jakartaoke.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

25 Perusahaan Besar dengan Aset di atas Rp250 Miliar dalam Antrean IPO, Termasuk Perusahaan Kesehatan
PT Timah Tbk Buyback Semua MTN I 2022 Sebesar Rp391,25 Miliar untuk Kurangi Beban Bunga
KPK Mulai Sidik Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Bank BJB, Soal Tersangka Jadi Kewenangan Penyidik
Investor Pertimbangkan Sektor Keuangan & Energi Sebagai Motor Utama IHSG di Tengah Pasar yang Tidak Stabil
Laba Bersih Konsolidasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mencapai Rp55,8 Trilliun, Naik 1,31 Persen
PT Bukalapak Perkuat Posisi Bmoney Sebagai Pemimpin Bisnis dalam Industri Investasi Digital bagi Investor
Pihak PT GoTo Gojek Tokopedia Beri Tanggapan Resmi Terkait Kabar akan Diakuisisi oleh Grab Holdings Ltd
PT Indonesia Infrastructure Finance Raih AAA(idn) Versi Fitch Ratings, Biayai Infrastruktur hingga Rp42,5 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Maret 2025 - 11:52 WIB

25 Perusahaan Besar dengan Aset di atas Rp250 Miliar dalam Antrean IPO, Termasuk Perusahaan Kesehatan

Sabtu, 8 Maret 2025 - 11:39 WIB

PT Timah Tbk Buyback Semua MTN I 2022 Sebesar Rp391,25 Miliar untuk Kurangi Beban Bunga

Kamis, 6 Maret 2025 - 07:43 WIB

KPK Mulai Sidik Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Bank BJB, Soal Tersangka Jadi Kewenangan Penyidik

Jumat, 7 Februari 2025 - 22:34 WIB

Investor Pertimbangkan Sektor Keuangan & Energi Sebagai Motor Utama IHSG di Tengah Pasar yang Tidak Stabil

Rabu, 5 Februari 2025 - 15:53 WIB

Laba Bersih Konsolidasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Mencapai Rp55,8 Trilliun, Naik 1,31 Persen

Berita Terbaru