Envision Energy Dukung Transisi Energi Sri Lanka, Proyek PLTB Mannar 50 MW Resmi Dimulai

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANNAR, Sri Lanka, 12 Februari 2026 /PRNewswire/ — Envision Energy, pemimpin teknologi hijau di pasar global, mendukung transisi energi bersih Sri Lanka seiring dimulainya secara resmi pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Mannar berkapasitas 50 MW di wilayah Mannar, Sri Lanka bagian utara negara. Acara peletakan batu pertama proyek ini dipimpin oleh Anura Kumara Dissanayake, Presiden Sri Lanka, sehingga melambangkan makna strategis proyek ini bagi ambisi pengembangan energi terbarukan nasional.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ini dikembangkan dan didanai HayWind One Limited, anak usaha Hayleys PLC, salah satu konglomerasi terkemuka di Sri Lanka. Proyek tersebut melengkapi portofolio energi terbarukan Sri Lanka. Envision Energy akan memasok 10 turbin angin tipe EN-156/5.0MW dengan total kapasitas terpasang 50 MW untuk menghasilkan sekitar 207 juta kWh listrik bersih setiap tahun. Dirancang untuk memaksimalkan potensi tenaga bayu Mannar yang kuat dan stabil, turbin ini memiliki tinggi sumbu 110 meter sehingga mendorong produksi energi sekaligus mengoptimalkan proyek dari sisi kelayakan ekonomi. Melalui proyek ini, Envision Energy untuk pertama kalinya memperoleh pesanan turbin angin skala utilitas di Sri Lanka. Proyek ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Maret 2027. Dengan demikian, pencapaian tersebut menjadi momen penting dalam ekspansi Envision Energy di Asia Selatan.

Untuk menghadapi kondisi iklim pesisir dengan kadar garam dan kelembapan tinggi, Envision menghadirkan solusi perlindungan antikorosi khusus yang meningkatkan daya tahan dan keandalan turbin PLTB dalam jangka panjang. Envision juga akan menyediakan layanan operasional dan pemeliharaan perangkat sepanjang siklus proyek guna memastikan kinerja yang aman dan efisien selama masa desain 20 tahun.

Winston Xu, General Manager, Southeast Region, Envision Energy, mengatakan: "Sri Lanka memiliki posisi yang sangat strategis dalam transisi energi di Asia Selatan dengan sumber daya tenaga bayu yang sangat kompetitif. Proyek ini menjadi perkembangan penting dalam pengembangan energi terbarukan di negara ini sekaligus memperkuat ekspansi Envision Energy di kawasan. Dengan memadukan teknologi turbin angin yang telah teruji, solusi khusus untuk lingkungan pesisir yang kompleks, serta kemampuan pengiriman produk dan layanan global, kami mendukung produksi energi yang lebih tinggi, keandalan yang lebih baik, dan nilai tambah jangka panjang bagi jaringan listrik nasional, serta masyarakat Sri Lanka."

Hasith Prematillake, Managing Director, Hayleys Fentons Limited, induk usaha HayWind One Limited, menyatakan: "Proyek ini menyediakan energi bersih yang berasal dari dalam negeri untuk masyarakat Sri Lanka. Dengan menghadirkan teknologi kelas dunia Envision ke Sri Lanka untuk pertama kalinya, kami memastikan bahwa transisi energi hijau dapat memasok listrik yang lebih terjangkau bagi masyarakat di seluruh negeri. Kami berharap, inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi proyek energi terbarukan berikutnya di Sri Lanka."

Roshane Perera, Director/CEO, Hayleys Solar, menambahkan: "Kami menyadari, teknologi kelas dunia seperti milik Envision membutuhkan dukungan tim kelas dunia. PLTB Mannar merupakan proyek besar. Kami telah mengerahkan para insinyur dan manajer proyek yang paling berpengalaman untuk menjawab tantangan di Mannar. Dengan memanfaatkan keahlian lokal yang mendalam, kami memastikan infrastruktur ini dapat beroperasi secara optimal selama beberapa dekade. Kami bangga membuktikan bahwa talenta Sri Lanka sepenuhnya mampu menghadirkan proyek energi terbarukan berskala global."

Berita Terkait

UpperHills: Spartan Race Shenzhen 2026 Dimulai, Membawa Energi Baru bagi Greater Bay Area Menjelang APEC
Safari Ramadan Musim Mas Group, Berbagi Bantuan dan Harapan bagi Ribuan Penerima Manfaat
Mitrade Raih Lima Penghargaan Industri Global pada 2026 di Tengah Sikap Trader di Asia yang Mengkaji Ulang “Counterparty Risk”
ISLE 2026 Sukses Menetapkan Tren Baru untuk Displai Pintar dan Integrasi Sistem
China International Supply Chain Expo Hadirkan Area Pameran AI; Ajang Ini Segera Digelar 100 Hari Lagi dengan 500+ Peserta Pameran
Sepeda Motor Listrik “Self-Balancing” Pertama di Dunia, OMO X, Mulai Diproduksi Massal: Era Baru Kendaraan Roda Dua Cerdas
Cynosure Lutronic Perkuat Posisi di Asia Pasifik — Kawasan Perangkat Estetika Medis dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia, Melalui Perolehan Dua Izin Regulasi Clarity II™ di Tiongkok dan Jepang pada Februari 2026
“AI-Native”, Lebih dari Sekadar Konsep: openKylin Paparkan Visi di FOSSASIA

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:17 WIB

UpperHills: Spartan Race Shenzhen 2026 Dimulai, Membawa Energi Baru bagi Greater Bay Area Menjelang APEC

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:59 WIB

Safari Ramadan Musim Mas Group, Berbagi Bantuan dan Harapan bagi Ribuan Penerima Manfaat

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:30 WIB

Mitrade Raih Lima Penghargaan Industri Global pada 2026 di Tengah Sikap Trader di Asia yang Mengkaji Ulang “Counterparty Risk”

Senin, 16 Maret 2026 - 14:15 WIB

ISLE 2026 Sukses Menetapkan Tren Baru untuk Displai Pintar dan Integrasi Sistem

Senin, 16 Maret 2026 - 14:10 WIB

China International Supply Chain Expo Hadirkan Area Pameran AI; Ajang Ini Segera Digelar 100 Hari Lagi dengan 500+ Peserta Pameran

Berita Terbaru