Sigenergy Jadi Merek Solusi Penyimpanan Energi No.1 di Berbagai Pasar Global versi SunWiz

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigenergy Ranked No. 1 Energy Storage Brand in Australia, Ireland, and South Africa

Sigenergy Ranked No. 1 Energy Storage Brand in Australia, Ireland, and South Africa

SYDNEY dan DUBLIN dan JOHANNESBURG, 23 Januari 2026 /PRNewswire/ — Sigenergy, inovator sistem penyimpanan energi di pasar global, menjadi merek solusi penyimpanan energi No. 1 di sejumlah pasar internasional, termasuk Australia, Irlandia, dan Afrika Selatan, dalam laporan terbaru SunWiz, konsultan independen di industri tenaga surya dan energi.

Sigenergy Ranked No. 1 Energy Storage Brand in Australia, Ireland, and South Africa
Sigenergy Ranked No. 1 Energy Storage Brand in Australia, Ireland, and South Africa

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di pasar-pasar tersebut, data SunWiz menunjukkan, Sigenergy memimpin pangsa pasar sistem penyimpanan energi berdasarkan total kapasitas terpasang pada rentang 0–1.000 kWh. Capaian ini mencerminkan tingkat adopsi yang luas di kalangan instalatur serta preferensi pelanggan yang kuat. Di Australia, Irlandia, dan Afrika Selatan, Sigenergy menjadi merek penyimpanan energi yang paling banyak dipilih instalatur. Pengakuan ini memperkuat posisi Sigenergy sebagai pemasok terdepan di pasar energi yang telah maju maupun pasar yang berkembang pesat.

Sigenergy juga mempertahankan posisinya sebagai produsen baterai No. 1 di Australia berdasarkan kapasitas gabungan[1] sejak Maret 2025. Menurut data SunWiz, Sigenergy menempati peringkat teratas selama 10 bulan berturut-turut sehingga menegaskan dominasi pasar yang berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian sesaat.

Kinerja regional tersebut mencerminkan tren pertumbuhan global Sigenergy yang konsisten. Secara global, Frost & Sullivan menempatkan Sigenergy pada peringkat No. 1 dalam kategori produk Sistem Penyimpanan Energi Terdistribusi dengan fitur all-in-one dan dapat ditumpuk (stackable). Pada 2024, Sigenergy berhasil mencatat pengiriman produk dengan volume 475 MWh di segmen ini dan meraih pangsa pasar global sebesar 28,6%.

Berdiri pada 2022, Sigenergy dengan cepat muncul sebagai salah satu produsen dengan pertumbuhan tercepat di industri penyimpanan energi global, didorong oleh fokus pada inovasi, keandalan produk, serta desain yang berorientasi pada kebutuhan instalatur.

[1] Kapasitas gabungan (blended capacity) adalah total kapasitas energi (dalam kilowatt-jam/kWh) dari sistem baterai untuk hunian yang diusulkan, dijual, dan dipasang.

 

Berita Terkait

Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
TOKOH PENDIDIKAN GLOBAL BERKUMPUL DI SINGAPURA DALAM KONFERENSI PENTING YANG MEMBAHAS PERAN AI
Coda Perluas Upaya Pencegahan Penipuan melalui Kampanye Terbaru Guard Your Game

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:29 WIB

Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia

Rabu, 29 April 2026 - 15:38 WIB

Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:24 WIB

CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?

Rabu, 29 April 2026 - 10:22 WIB

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB