Anak Usaha PMUI Diminati Investor Global

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Prima Multi Usaha Indonesia mulai menarik perhatian investor global. (Dok. Prima Multi Usaha Indonesia )

PT Prima Multi Usaha Indonesia mulai menarik perhatian investor global. (Dok. Prima Multi Usaha Indonesia )

PT PRIMA Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI), emiten yang bergerak di bidang distribusi produk telekomunikasi, menyampaikan bahwa anak usahanya, PT Graha Prima Mentari Tbk (GPRM), saat ini mulai menarik perhatian investor global.

Direktur Utama PMUI dan GPRM, Agus Susanto, mengonfirmasi bahwa terdapat beberapa pendekatan dari investor. Menurutnya, manajemen masih berada dalam tahap pendalaman dan evaluasi internal untuk menilai potensi kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi perusahaan.

“Memang terdapat beberapa pendekatan dari investor asing. Saat ini kami masih mendalami setiap penawaran yang masuk dengan mempertimbangkan kepentingan dan strategi jangka panjang perusahaan,” ujar Agus.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minat pasar terhadap GPRM juga tercermin dari pergerakan saham perseroan di pasar modal. Sejak awal tahun 2026, harga saham GPRM tercatat meningkat signifikan dari level sekitar Rp84 per saham menjadi Rp134 per saham, atau naik lebih dari 60%, mencerminkan respons positif investor terhadap prospek dan arah pengembangan bisnis perseroan.

Dari sisi operasional, GPRM berfokus pada distribusi berbagai produk fast moving consumer goods (FMCG) ternama. Portofolio distribusi perseroan meliputi minuman berkarbonasi dari grup Coca-Cola, produk perawatan wanita merek Softex, serta popok bayi dan dewasa merek Makuku. Keberadaan GPRM sebagai bagian dari grup PMUI memberikan eksposur ke sektor barang konsumsi primer yang memiliki karakter permintaan stabil dan berulang.

Hingga kuartal III 2025, GPRM mencatatkan penurunan penjualan sebesar 11% secara tahunan (year on year/yoy), dengan laba kotor turun 8%. Namun demikian, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 8%, yang mencerminkan peningkatan efisiensi operasional. Total aset tercatat turun 14%, sejalan dengan langkah penyesuaian struktur neraca yang dilakukan secara terukur sepanjang tahun.

Sementara itu, sebagai induk usaha, PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) membukukan laba bersih sebesar Rp33,73 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 25,98% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut memperkuat fundamental grup secara keseluruhan dan mendukung pengembangan strategi bisnis ke depan.

Manajemen PMUI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fundamental usaha, meningkatkan efisiensi, serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap langkah strategis yang dijalankan.****

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Bagaimana Volatilitas CFD US100 dan S&P 500 Dapat Membuka Peluang Trading di Luar Pasar Saham
Dari Pilah Sampah ke Jaga Keanekaragaman Hayati, MSIG Indonesia Ajak Siswa Sekolah Dasar Jadi Agen Perubahan
Bangun Rumah? Jangan Lupakan Perlindungan dari Rayap Sejak Tahap Awal
Trading Langsung dari Browser, JustMarkets Hadirkan Web Terminal
Rekomendasi Thinwall Cup Injection Berkualitas Premium Terbaik untuk Usaha Minuman: Rahasia Brand “Sultan”
Begini Cara Cek Harga Bitcoin Sebelum Membeli

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:54 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:48 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Bagaimana Volatilitas CFD US100 dan S&P 500 Dapat Membuka Peluang Trading di Luar Pasar Saham

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Dari Pilah Sampah ke Jaga Keanekaragaman Hayati, MSIG Indonesia Ajak Siswa Sekolah Dasar Jadi Agen Perubahan

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:39 WIB

Bangun Rumah? Jangan Lupakan Perlindungan dari Rayap Sejak Tahap Awal

Berita Terbaru